Pasar Pengadaan Bakal Terintegrasi September 2010
12 Juli 2010 10:32

Jakarta, 12 Juli 2010. Pasar pengadaan barang/jasa pemerintah bakal segera terintegrasi secara nasional pada September 2010 mendatang.Dengan demikian, para pelaku usaha dari berbagai daerah bisa mengikuti seluruh lelang pengadaan barang/jasa di seluruh Indonesia.

Demikian diungkapkan Plt Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Rajardjo di sela peluncuran Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Sekretariat Jenderal DPR RI, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (12/07).

"Insya Allah sekitar September nanti, pasar (pengadaan barang/jasa pemerintah) akan terintegrasi. Saat ini DPR sendiri. Jawa Barat sendiri. demikian juga Gorontalo atau Jawa Timur. Tapi nanti akan kita integrasikan," ujar Agus.

Menurut Agus, pasar pengadaan barang/jasa pemerintah yang sudah terintegrasi memungkinkan seluruh vendor atau penyedia barang/jasa mengikuti kegiatan lelang pengadaan di berbagai daerah di Indonesia.

"Kalau sudah terintegrasi, tidak tertutup kemungkinan yang ikut tender di satu daerah tertentu berasal dari Jawa Timur, Gorontalo misalnya. Itu sangat mungkin. Jadi tidak begitu lama lagi, yakni sekitar bulan September, pasar pengadan bisa terhubung baik di Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta," paparnya.

Dengan terintegrasinya pasar pengadaan, papar Agus, maka pilihan layanan pengadaan barang/jasa bagi instansi-instansi pemerintah akan semakin luas. Sedang bagi kalangan vendor atau penyedia barang/jasa, kondisi ini memungkinkannya mendapatkan ruang usaha yang lebih besar.

LKPP terus mengembangkan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang kredibel. Salahsatu upaya pengembangannya adalah mengembangkan sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement). @humas